Pages

Rabu, 11 Januari 2017

HISTOGRAM DAN POLIGON FREKUENSI



Histogram dan Poligon Frekuensi

   Suatu daftar distribusi frekuensi dapat disajikan dalam bentuk diagram yang disebut histogram. Histogram dibangun oleh persegi panjang dengan lebar sama yang saling berhimpit.
Nilai ulangan
Frekuensi
55-59
7
60-64
12
65-69
23
70-74
21
75-79
18
80-84
10
85-89
8
90-94
1
Jumlah
100

Sebelum membuat histogram dan poligon frekuensi, kita harus mengetahui beberapa istilah yang terdapat pada daftar distribusi frekuensi.
1.      Batas kelas
Batas kelas adalah nilai-nilai ujung yang terdapat pada setiap interval. Nilai ujung bawah disebut batas bawah dan nilai ujung atas disebut batas atas.
Batas bawah dari tabel di atas adalah 55, 60, 65, 70, 75, 80, 85, 90
Batas atasnya adalah 59, 64, 69, 74, 79, 84, 89, 94

2.      Tepi kelas
Tepi kelas terbagi dau, yaitu:
·         Tepi bawah kelas  = batas bawah – 0,5
·         Tepi atas kelas      = batas atas + 0,5

Tepi bawah kelas dari tabel di atas adalah = (54,5), (59,5), (64,5), (69,5), (74,5), (79,5), (84,5), (89,5)
Tepi atas kelasnya adalah = (59,5), (64,5), (69,5), (74,5), (79,5), (84,5), (89,5), (94,5)

3.      Titik tengah kelas
Titik tengah kelas atau nilai tengah kelas adalah nilai yang terletak di tengah-tengah pada setiap interval

Titik tengah kelas =

Titik tengah kelas dari tabel di atas adalah 57, 62, 67, 72, 77, 82, 87, 92

            Setelah mengetahui batas kelas, tepi kelas, dan titik tengah kelas, maka data dapat disajikan dalam bentuk histogram.


Selanjutnya, dari sebuah histogram kita dapat membuat poligon frekuensi, yaitu garis-garis patah yang menghubungkan setiap titik tengah atas persegi panjang pada histogram.


 


Selanjutnya, dari sebuah histogram kita dapat membuat poligon frekuensi, yaitu garis-garis patah yang menghubungkan setiap titik tengah atas persegi panjang pada histogram.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar